Merk Obat Darah Rendah di Apotik Yang Bagus Sering Diberikan Dokter

Loading...
Loading...
Ada berbagai merk Obat Darah Rendah Di Apotik yang bisa anda peroleh. Namun, alangkah lebih baiknya apabila kita membahas terlebih dahulu mengenai apa dan bagaimana darah rendah itu bisa terjadi. Tekanan darah dicatat pada 2 parameter, yakni tekanan ketika jantung memompa serta menghisap darah.

Tekanan yang terjadi ketika jantung memompa darah disebut juga dengan tekanan sistolik, nilai normalnya berkisar antara 110-120 mmHg. Sedangkan tekanan ketika jantung memompa disebut dengan tekanan diastolik, nilai normalnya berkisar 70 mmHg. Secara singkat dapat disimpulkan bahwa tekanan darah normal adalah 120/70 mmHg.

Merk Obat Darah Rendah di Apotik Yang Bagus Sering Diberikan Dokter

Tekanan darah rendah merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah ada dibawah nilai normal tersebut. Meski tekanan darah sangat bervariasi antar individu, tapi umumnya seseorang bisa dikatakan menderita tekanan darah rendah apabila tekanan darahnya berada di angka 90/60 mmHg.

Jenis, Gejala dan Obat Darah Rendah Di Apotik

Merk Obat Darah Rendah di Apotik Yang Bagus Sering Diberikan Dokter

Sebelum mengetahui Obat Darah Rendah Di Apotik, alangkah lebih baik lagi jika anda juga mengetahui jenis – jenis dari tekanan darah. Tekanan darah rendah akan menyebabkan darah tidak bisa mengalir secara lancar ke berbagai organ tubuh. Apabila suplai dari darah berkurang, terutama untuk organ tubuh yang penting seperti halnya ginjal, otak, jantung dan juga paru-paru, hal ini tentu akan menjadi persoalan kesehatan serius. Ada beberapa jenis dari tekanna darah rendah atau yang disebut dengan hipotensi ini, diantaranya adalah :

1. Hipotensi Ortostatik
Hipotensi jenis ini terjadi saat terjadi perubahan posisi dari tubuh, yakni bisa saja dari berbaring ke duduk atapun sebaliknya dari duduk ke berdiri. Penyebabnya yakni kurang cepatnya tubuh untuk mengatur tekanan darah keetika terjadi perubahan posisi tubuh tersebut.
Hipotensi ortostatik bisa terjadi di semua usia. Tapi, tekanan darah rendah jenis ini lebih sering terjadi pada orang – orang di usia lanjut. 

2. Hipotensi Post Prandial
Tekanan darah rendah jenis ini terjadi saat seseorang makan dengan menggunakan porsi yang besar. Hal ini dapat menyebabkan darah turun ke lambung sebagai sebuah respon atas makanan yang masuk kedalam lambung. Hal tersebut akan menyebabkan tekanan darah tubuh turun secara tiba-tiba. Pada orang – orang yang dalam kondisi sehat, hal tersebut tidak terjadi. Tapi pada orang yang memiliki gangguan syaraf seperti halnya penyakit Parkinson, hal ini bisa saja terjadi serta dapat menyebabkan pusing bahkan hingga pingsan. Oleh sebab itu, penderita Parkinson angat disarankan untuk makan secara perlahan atau sedikit demi sedikit.

3. Syok
Syok adalah peristiwa tekanan darah turun sedemikian rendah sehingga menyebabkan jantung, otak serta ginjal tidak memperoleh suplai darah, yang kemudian menyebabkan organ – organ tersebut tidak bisa berfungsi dengan baik.

4. Hipotensi Yang Dipengaruhi Syaraf (Neurally Mediated Hypotension (NMH))
Dalam hipotensi jenis ini, tekanan darah akan drop ketika si penderita berdiri terlalu lama. Kepala terasa pusing, badan lesu, lemah dan tombul rasa nyeri pada bagian perut. Disamping itu, situasi yang kurang nyaman, suasana menyedihkan ataupun ketakutan juga bisa menjadi penyebab terjadinya tekanan darah rendah tipe ini.
Bagi beberapa orang, tekanan darah rendah dapat menjadi sebuah pertanda akan adanya gangguan kesehatan yang serius dalam tubuh. Beberapa gejala dari hipotensi adalah s sebagai berikut : Pusing, yang terkadang karena dipicu cahaya, kelelahan, badan lemah, mual, muntah, pucat, nafas cepat dan dangkal dan juga rasa haus yang berlebihan. Gejala-gejala tersebut bisa dirasakan secara bersaman ataupun hanya beberapa diantaranya.

Nama Obat Darah Rendah Di Apotik


Ada berbagai merk Obat Darah Rendah Di Apotik yang bisa anda gunakan, diantaranya adalah:

1. adrenalin (epinefrin)
Salah satu jenis Obat Darah Rendah Di Apotik yang bisa sangat cepat dalam menaikkan tekanan darah adalah adrenalin (epinefrin) atau nor-adrenalin (nor-epinefrin). Obat ini bekerja untuk membuat pembuluh darah mengalami vasokontriksi yang kemudian dapat menyebabakan penyebabkan tahanan perifer naik. Sehingga tekanan darahpun juga akan naik. Efek dari obat epinefrin ini sangat cepat, sehingga obat ini sangat tepat digunakan untuk menangani syok, supaya bisa menaikkan tekanan darah secara cepat.

2. fludrocortisone (Florinef)
Nama Obat Darah Rendah Di Apotik lain yang dapat anda guunakan adalah fludrocortisone (Florinef). Obat ini telah diindikasikan sebagai terapi yang memiliki fungsi sebagai pengganti insufisiensi adrenokortikal, baik itu primer ataupun sekunder dan untuk penyakit Addison. Tapi, karena obat ini memeiliki retensi garam, maka fludrocortisone bisa digunakan dalam menaikkan tekanan darah.

3. midodrine (Orvaten)
Obat apotik untuk darah rendah Disamping itu, anda juga bisa menggunakan midodrine (Orvaten) untuk menangani darah rendah. Obat ini menurunkan kemampuan dari arteri untuk melakukan vasodilatasi, sehingga hal tersebut akan membuat tekanan darah akan naik. Midodrine bisa digunakan dalam mengatasi hipotensi ortostatik.

4. Cafedrine HCl/Theodrenalin (Akrinor)
Obat darah rendah yang ada di apatik selanjutnya ialah Cafedrine HCl/Theodrenalin (Akrinor) , Cafedrine HCl/Theodrenalin (Akrinor) adalah sebuah kombinasi obat yang bekerja untuk menaikkan kekuatan dari denyut jantung. Obat ini bekerja tanpa mempengaruhi frekuensi dari denyut jantumg tersebut. Dengan demikian, tekanan darah bisa naik.

5. heptaminol (Hep-A-Myl)
Obat darah hipotensi di aptik selanjutnya yang dapat anda gunakan adalah heptaminol (Hep-A-Myl). Obat ini mempunyai efek inotropik positif / mampu menaikkan kekuatan serta frekuensi denyut jantung. Sehingga obat ini dapat dimanfaatkann untuk menaikkan tekanan darah.

6. midodrine (Orvaten)
Obat anemia yang dijual di aptik trakhir adalah midodrine, Dokter sering memakai obat midodrine (Orvaten) ini untuk menaikkan tekanan darah pada seseorang yang menderita hipotensi ortostatik kronis. Obat Darah Rendah Di Apotik ini bekerja dengan cara membatasi kemampuan dari pembuluh darah untuk mengembang, yang kemudian dapat meningkatkan tekanan darah.
Meskipun terdapat beberapa jenis Obat Darah Rendah Di Apotik, tapi pengobatan dari darah redah atau hipotensi tetap tergantung pada penyebabnya. Beberapa minuman seperti halnya kopi juga bisa digunakan untuk memperbaiki tekanan darah. Sebab kafein yang terdapat didalam kopi adalah stimulan sehingga dapat mempengaruhi tekanan darah. 

 Tips Darah Rendah

Namun, apabila penyebab dari tekanan darah rendah tidak dapat diketahui secara jelas atau belum dittemukan pengobatan yang efektif, fokus dari pengobatan pada umumnya diusahakan untuk meningkatkan tekanan darah serta mengurangi tanda-tanda dan gejaladari darah rendah tersebut. Berikut ini ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk menggurangi gejala dari darah rendah:
1. Mengonsumsi lebih banyak garam
Para ahli pada umumnya akan menyarankan untuk membatasi konsumsi dari garam ketika seseorang melakukan diet. Hal ini disebabkan karena natrium bisa meningkatkan tekanan darah. Oleh sebab itu, untuk orang-orang yang memiliki tekanan darah rendah, mengonsumsi lebih banyak garam bisa cukup membantu.
2. Minum lebih banyak air
Meskipun sudah diketahui bahwa mengkonsumsi air putih yang cukup memang sangat baik untuk semua orang, hal ini akan jauh lebih bermanfaat untuk mereka yang edang menderita tekanan darah rendah. Cairan mampu meningkatkan volume darah serta dapat membantu dalam mencegah dehidrasi. Kedua hal tersebut tentu aakan sangat penting dalam pengobatan hipotensi.

Demikianlah beberapa merk Obat Darah Rendah Di Apotik yang bisa anda gunakan untuk mengatasi darah rendah yang sedang anda derita.

Artikel Terkait

This Is The Oldest Page