Askep Pengertian, Ciri-ciri, dan Penyebab Efusi Pleura dan Cara Mengobatinya

Askep Efusi Pleura ini akan mebahas terlebih dahulu apa defenisi Efusi Pleura?. Bagi orang awam, efusi pleura merupakan hal yang asing bagi yang belum mengetahuinya. Efusi pleura ini merupakan penumpukan cairan yang terletak antara dua pembungkus lapisan pada paru-paru. Dua lapisan pembungkus pari-paru disebut dengan visceral atau dengan bahasa Indonesia yait lapisan dalam dan juga parietal atau lapisan luar. Semua lapisan tersebut menempel pada dinding dada.

Askep Pengertian, Ciri-ciri, dan Penyebab Efusi Pleura dan Cara Mengobatinya

Efusi Pleura ini dapat terjadi jika terdapat cairan yang mengalami peningkatan maupun mengalami penurunan pada pembuangan cairan pada pleura. Cairan pleura abnormal dalam jumlah yang banyak ini dapat berupa darah, getah bening, atau dapat juga berupa nanah. Untuk lebih jelasnya di bawah ini terdapat beberapa uasan tentang efusi pleura secara detail.

Askep Pengertian, Ciri-ciri, dan Penyebab Efusi Pleura dan Cara Mengobatinya

Gejala Efusi Pleura

Kita perlu mengetahui beberapa gejala efusi pleura yang dapat diamati atau dirasakan apabila orang lain atau bahkan diri kita sendiri sedang mengalaminya. Ini akan sangat bermanfaat untuk mengetahui langkah selanjutnya yang dapat dilakukan. Berikut ini beberapa Ciri-ciri Efusi Pleura atau gejalanya.

1. Sesak nafas
Gejala yang pertama yaitu mengalami sesak nafas. Tidak hanya penderita asma saja yang mengalami sesak nafar. Efusi pleura juga dapat mengalami gejala seperti sesak nafas. Selain merasa sesak nafas, nafas juga terasa pendek dan seperti terengah-engah terutama akan terasa berat apabila digunakan untuk berbaring.
Jika mengalami sesak nafas seperti ini sebaiknya posisikan tubuh dengan duduk namun tetap rileks. Dapat juga dilakukan di tempat tidur dengan bantal yang tinggi agar nafas tidak menjadi sesak.

2. Nyeri
Gejala yang kedua yaitu akan terasa nyeri apabila sedang menarik atau menghembuskan nafas. Tetapi terkadang juga tidak menimbulkan rasa sakit ketika menarik atau menghembuskan nafas.


3. Batuk-batuk
Selain rasa nyeri yang telah disebutkan, biasanya efusi pleura juga menimbulkan batuk-batuk. Batuk-batuk ini akan mengganggu kenyamanan kita terutama ketika sedang beristirahat. Segeralah ke dokter apabila sudah mengalami sering batuk-batuk atau mengalami nyeri ketika menari dan mengeluarkan nafas. Siapa tau itu merupakan awal dari penyakit yang berbahaya.

4. Demam
Selain batuk-batuk, juga dapat menjadikan suhu tubuh naik dan demam. Hal ini disebabkan karena adanya infeksi paru-paru.

Penyebab Efusi Pleura

Secara umum penyebab efusi pleura yaitu karena cairan yang bocor kemudian masuk ke ruang pleura (atransudatif)dan karena pembuluh darah yang bocor (eksudatif). Namun, selain beberapa penyebab efusi pleura tersebut, berikut ini penyebab efusi pleura yang dapat diketahui.

1. Memiliki penyakit kanker tertentu
Efusi Pleura dapat muncul apabila mempunyai penyakit kanker seperti paru-paru, payudara, maupun kanker ovarium.

2. Kemoterapi
Cairan di dalam dada juga dapat terbentuk karena pengobatan kanker tertentu misalnya saja dengan kemoterapi.

3. Pasca operasi jantung
Setelah melakukan operasi jantung, biasanya seseorang akan didiagnosa dan terdapat efusi pleura.

4. Obat-obatan tertentu
Menderita penyakit seperti lupus, infeksi paru-paru, TBC, pnemumonia bakteri, emboli paru, kanker payudara, dan juga kanker paru-paru. Terkadang obat-obatan pada penyakit lupus juga dapat menyebabkan efusi pleura.

Cara Mengobati Efusi Pleura

Jika sudah mengalami efusi pleura maka sebaiknya harus segera dilakukan pengobatan. Sebab apabila tidak segera dilakukan pengobatan dapat berakibat fatal dan akan mengganggu keseharian kita.
Efusi pleura yang memiliki cairan berlebihan ini akan mengganggu kita terutama mengganggu pernafasan dan tentunya rasa nyaman. Berikut beberapa cara pengobatan maupun cara mencegah yang dapat dilakukan.

1. Melakukan pemeriksaan
Jiaka sudah mengalami ciri-ciri yang telah disebutkan di atas maka segera lakukanlah pemeriksaan agar segera didiagnosa dan dianalisis dokter. Biasanya jika kita segera memeriksakan diri ke dokter, kita akan dianjurkan untuk melakukan rongsen dada, CT scan, USG dada agar hasilnya lebih akurat.
Atau jika sudah diketahui terdapat cairan akan dilakukan analisis pleura oleh dokter. Jika hasilnya sudah pasti maka kita akan mendapatkan anjuran untuk melakukan pengobatan selanjutnya.

2. Mengeluarkan cairan
Cairan yang berlebihan di dalam rongga dada dapat diatasi dengan mengeluarkan cairan tersebut agar tidak mengganggu kinerja paru-paru serta tidak mengganggu pernafasan. Ada beberapa prosedur yang dapat dilakukan untuk mengeluarkan cairan di dalam paru-paru. Diantaranya yaitu sebagai berikut.

a. Selang
Cara mengeluarkan cairan yang dapat dilakukan yaitu dengan memasangkan selang khusus pada rongga pleura dengan cara dibedah kemudian mengeluarkan cairannya. Biasanya mengeluarkan cairan menggunakan selang ini akan dilakukan apabila masih dalam tahap ringan namun cairan di dada sudah penuh. Tentu saja cara ini harus dilakukan oleh dokter.
b. Pleurodesis
Ini merupakan cara yang dilakukan oleh dokter setelah dilakukan pembedahan seperti disebutkan di atas. Cara ini dilakukan dengan menyuntikkan obat yang bertujuan untuk mencegah penumpukan cairan yang sering kambuh. Sebab setelah cairan dikeluarkan dengan pembedahan bukan tidak mungkin jika cairan muncul lagi serta dapat mengganggu pernafasan serta aktivitas sehari-hari.
c. Operasi
Operasi merupakan langkah terkhir yang dilakukan apabila berbagai cara di atas sudah tidak mampu untuk digunakan. Langkah terakhir ini dilakukan apabila penyakit yang diderita sudah serius.
Biasanya dokter bedah akan memasukkan sebuah alat berupa tabung kecil yang dsebut dengan shunt pada rongga dada yang bertujuan agar dapat mengarahkan cairan dari dada menuju ke perut. Baca juga: Nama Obat Diabetes Generik di Apotek dan Harganya yang Aman.

Kumpulan Pertanyaan Tentang Efusi Pleura

Ya ini kumpulan pertanyaan efusi pleura sering ditanyakan :
1. Apakah apakah efusi pleura menular? Efusi pleura adalah suatu kondisi dimana terdapat cairan dibawah paru-paru. Efusi pelura ini tidak menular. Namun, efusi pleura ini disebabkan oleh penyakit-penyakit yang dapat menular sihingga bila penyebabnya TBC maka bisa jadi menular.
2. apakah efusi pleura bisa sembuh total? Bisa Insaallah, asal diobati dengan serius.
3. Bahaya efusi ? di bawah akan di jawab.

Resiko Jika Efusi Pleura tidak Ditangani

Pentingnya memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan kita secara berkala adalah benar adanya. Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa efusi pleura harus segera diatasi. Sebab jika tidak akan menimbulkan penyakit yang sangat serius. Efusi pleura yang dikenal dengan air di paru-paru ini jika berebihan akan menimbulkan dampak yang tidak baik untuk kesehatan.

Faktor efusi pleura juga dapat menjadi meningkat apabila memiliki komplikasi pada penyakit lain yang juga berbahaya untuk kesehatan. Beberapa resiko penyakit yang dapat terjadi apabila efusi pleura tidak segera diatasi yaitu cairan di paru-paru, paru-paru rusak sebagian, infeksi maupun pendarahan, tekanan darah rendah yang disebabkan karena mengeluarkan cairan yang sangat cepat, serta dapat terjadi syok.

Efusi pleura ini dapat terjadi pada segala umur baik pada orang dewasa maupun pada anak-anak. Namaun kebanyakan efusi pleura diderita oleh orang dewasa. Karena itu ketika sehat sebisa mungkin kita selalu menerapkan pola hidup sehat agar kondisi kesehatan kita selalu terjaga sehingga virus maupun bakteri tidak menyerang kekebalan tubuh yang dapat menyebabkan terganggunya kesehatan.

Hindarilah rokok serta alkohol agar dapat menjaga kesehatan paru-paru. Tidak terlalu banyak pikiran serta beristirahat teratur merupakan cara sederhana agar dapat menjaga tubuh tetap sehat. Kesehatan merupakan salah satu hal yang paling penting bagi tubuh karena dengan hidup sehat kita dapat melakukukan segala aktivitas yang kita inginkan. Demikian beberapa informasi dan ulasan tentan efusi pleura dari kami www.obatapotik.com semoga dapat bermanfaat.
Loading...
Previous Post
Next Post