Manfaat Dan Aturan Minum Methylprednisolone 4 Mg Untuk Radang Tenggorokan

Loading...
Loading...
Manfaat Methylprednisolone untuk apa ?- Membantu menjaga kesehatan tubuh merupakan hal wajib yang harus kita lakukan setiap hari. Daya tahan tubuh menjadi hal yang sangat penting, sebab ketika seseorang daya tahan tubuhnya sedang dalam kondisi tidak baik maka dapat menyebabkan beberapa masalah. Beberapa gangguan penyakit dapat datang menyerang karena daya tahan tubuh menjadi lemah.
Daya tahan tubuh memang dapat dijaga dengan mengatur hidup yang sehat dan pola makan yang benar, namun anda juga bisa menggunakan beberapa suplemen atau obat yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi daya tahan tubuh yang lemah, atau ketika anda sedang merasakan sakit pada tubuh anda.

Manfaat Dan Aturan Minum Methylprednisolone 4 Mg Untuk Radang Tenggorokan

Dalam artikel sama dengan artikel lainnya yakni menjelaskan dan mereviw obat-obatan. dalam artikel ini akan dibahas terkait dengan obat medis Methylprednisolone.

Manfaat Dan Aturan Minum Methylprednisolone 4 Mg Untuk Radang Tenggorokan

Tentang obat Methylprednisolone

Banyak jenis obat yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah pada tubuh, salah satu obat yang dapat digunakan adalah Methylprednisolone. Obat ini merupakan salah satu jenis obat kortikosteroid atau yang lebih sering disebut dengan steroid. Cara kerja dari obat Methylprednisolone ini digunakan untuk menekan pada system kekebalan tubuh dan digunakan untuk mengurangi beberapa gejala pada peradangan dalam tubuh seperti adanya pembengkakan, kemudian rasa nyeri, dan juga ruam. Methylprednisolone dapat digunakan untuk menangani peradangan atau inflamasi dalam berbagai macam penyakit, misalnya saja penyakit alergi, asma, colitis ulseraif, dan bebreapa penyakit lainnya yang sering menyerang. Selain itu, dokter juga meresepkan methylprednisolone untuk radang tenggorokan. Methylprednisolone tersedia dalam berbagai merek. Obat ini harus digunakan dengan resep dokter.

Methylprednisolone juga dapat digunakan untuk pasien dengan masalah pada hormone. Misalnya saja penggantian hormone bagi orang dengan tubuh yang tidak dapat memproduksi steroid secara memadai. Methylprednisolone merupaka jenis obat resep yang mudah ditemui di apotik – apotik terdekat. Namun menggunakan obat ini harus sesuai dengan resep dokter agar tidak ada sesuatu atau efek samping yang diberikan. Selain itu obat ini aman digunakan untuk orang dewasa dan juga anak – anak namun harus sesuai dengan resep dokter. Jika anda mencari obat Methylprednisolone maka anda bisa mendapatkannya dengan beberapa jenis merk yang berbeda.

Indikasi Obat Methylprednisolone

Methylprednisolone bekerja dengan mencegah jaringan merespon proses inflamasi dan menghambat bertumbuhnya jumlah sel yang terinflamasi. Indikasi obat methylprednisolone antara lain ialah:
  1. Masalah alergi karena obat, sakit karena serum, dan reaksi transfusi urtikaria
  2. Masalah kolagen pada carditis rheumatic, lupus, penyakit jaringan ikat campuran, dan vaskulitis
  3.  Gangguan pada kulit seperti dermatitis
  4. Masalah saluran pencernaan misalnya peradangan pada usus besar, penyakit Crohn, dan penyakit celiac berat
  5. Masalah darah seperti anemia dan hemolisis
  6. Sakit hati seperti hepatitis dan nekrosis hepatic
  7. Sakit neoplastik seperti kanker payudara, leukemia akut, kanker prostat, demam karena kanker, dan myeloma ganda
  8. Sakit neurologis seperti meningitis dan sklerosis ganda
  9. Luka pada tulang belakang atau neurotrauma
  10. Masalah pada mata untuk alergi akut dan kondisi inflamasi oftalmik
  11. Masalah pernapasan seperti asma, pneumonia, TBC, bronkitis akut, penyakit paru-paru, dan pada penderita HIV AIDS dengan pneumonia
  12. Untuk Pencegahan dan mengatasi penolakan tubuh dalam pencangkokan organ

Peringatan penggunaan obat Methylprednisolone

Karena terbuat dari beberapa bahan yang kimia, tentu saja obat Methylprednisolone memiliki beberapa peringatan untuk penggunaan. Peringatan penggunaan pada obat berbahan kimia biasanya disebut dengan kontraindikasi. Berikut ini beberapa peringatan yang didapatkan dari obat Methylprednisolone untuk penggunaannya:
  1. Bagi pasien anak – anak, ibu hamil, dan ibu menyusui diharapkan lebih hati – hati menggunakan obat Methylprednisolone dan sebaiknya menggunakan resep dari dokter.
  2. Obat ini tidak dapat digunakan pada pasien dengan alergi atau hipersensitif terhadap semua kandungan obat Methylprednisolone.
  3. Jika anda ingin menggunakan Methylprednisolone, maka anda harus memberi tahu dokter sebelum anda akan menjalani penanganan medis apapun.
  4. Sebaiknya pasien yang mengidap hipertensi, penyakit jantung, gangguan hati, gangguan ginjal, diabetes, glaucoma, osteoporosis, hipotirodisme, epilepsy, infeksi tuberculosis atau cacar air, dan beberapa penyakit laina, menggunakan Methylprednisolone secara berhati – hati.
  5. Bagi pasien yagn pernah mengalami serangan jantung, kemudian gangguan psikis, tukak lambung, gangguan inflamasi pada usus, penggumpalan darah, dan baru – baru saja menerima vaksin sebaiknya lebih waspada menggunakan obat ini.
  6. Peningkatan dan penurunana pada dosis perlu dilakukan secara berkala untuk mencegah adanya efek samping dan juga gejala putus obat.
  7. Jika ada alergi atau overdosis maka anda dapat membawanya pada dokter atau rumah sakit terdekat agar mendapatkan penanganan yang sesuai seperti yang dibutuhkan.

Dosis penggunaan dari obat Methylprednisolone

Seperti yang sudah dituliskan, bahwa obat Methylprednisolone harus menggunakan resep dokter sebab setiap pasien biasnaya akan mendapatkan dosis yang berbeda tergantung dari jenis penyakit yang dialami oleh pasien. Bukan hanya itu tetapi berat badan juga akan mempengaruhi perhitungan dosis. Begini cara pakai methylprednisolone untuk radang tenggorokan.Biasanya dosis yang akan diberikan dokter juga harus ditinjau kembali untuk melihat perkembagnan efek obat terhadap tubuh dan juga penyakit, serta seberapa baik cara kerja obat Methylprednisolone pada tubuh. Untuk pemberian dosis obat Methylprednisolone biasanya dalams atu haru akan membutuhkan 4 – 48 mg dalam satu hari, namun tetap saja harus disesuaikan dengan kondisi pasien. Terutama pada pasien anak – anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Dosis yang dapat digunakan untuk orang dewasa biasanya dosis tinggi. Obat Methylprednisolone akan diberikan sebanyak 30 mg per kg berat badan, dan diberikan pada waktu 4 – 6 jam sesuai dengan kebutuhan pasien. Sedangkan untuk penyakit multiple sklerosis akan mendapatkan dosis aman yang diberikan maka bisa mencapai 160 mg dalams atu minggu, dan dilanjutkan dengan 64 mg dalam satu bulan untuk setiap harinya.

Sedangkan untuk pengobatan pada neurotrauma, maka dosisnya dapat mencapai 30 mg per kg berat badan selama 15 menit, hal itupun harus diiktui dengan infuse sebanyak 45 menit. Menggunakan Methylprednisolone sebanyak 5.4 mg per kg per berat badan selama kurang lebih 23 jam. Jika digunakan untuk pengobatan tambahan pada pengidap AIDS maka dengan kondisi pneumosistis carinii akan diberikan dosis sebanyak 30 mg per kg berat badan anda sebanyak 2 kali dalam satu hari untuk 5 hari pertama. Setelah itu, akan diberikan 30 mg sehari pada 5 hari kedua, dan 15 mg sehari pada 10 hari ketiga. Penggunaan ini akan jauh terasa aman jika menggunakan resep yang diberikan oleh dokter setelah anda melakukan beberapa pemeriksaaan tes.

Sedangkan dosis yang diberkan pada bayi dan anak – anak juga bisa menggunakan resep dari dokter, jangan pernah mengurangi apalagi sampai menambahkan dosis yang sudah ditulis dokter untuk penggunaan Methylprednisolone. Pada insufisiensi adrenokortikal dosis yagn akan diberikan sebanyak 0.117 mg per kg berat badan atau 3.33 mg per meter persegi luas permukaan tubuh anak. Sedangkan pengobatan yang dilakukan untuk tulang belakang akut biasanya dosis yang diberikan 30 mg per kg berat badan selama 15 menit, kemudian infuse mengikuti selama 45 menit dan 5,4 kg berat badan selama kurun waktu 23 jam. Dan untuk indikasi dosis aman lainnya, menggunakan Methylprednisolone untuk anak – anak bisa sebanyak 139 – 485 mg per kg berat badan setiap 12 – 24 jam. Penggunaan dosis juga akan menentukan apakah obat ini aman untuk digunakan dan tidak ada efek samping yang mengikuti. Baca lagi artikel review obat apotik lainnya: Merk Susu Low Fat Untuk Diet Dan Yang Bikin Gemuk Bagus Dan Terbaik.

Efek samping dari Methylprednisolone

Obat Methylprednisolone juga berpotensi memberikan efek samping, berikut ini beberapa efek samping yang dapat diterima:
  • Biasnaya pasien akan merasakan mual dan muntah jika menggunakan pada dosis yang berlebih.
  • Ada rasa sakit pada ulu hati seperti rasa nyeri.
  • Obat Methylprednisolone dengan penggunaan yang kurang tepat juga dapat menyebabkan sakit perut dan gangguan pencernaan.
  • Tidak hanya itu, tetapi obat ini juga dapat menyebabkan rasa lemas dan lelah, kemudian sering berkeringan melebihi biasanya.
Penggunaan Methylprednisolone dalam jangka waktu yang cukup lama dapat membuat uringan – uringan, kemudian cemas dan depresi, sulit tidur, menstruasi yang tidak teratur, dan juga kenaikan berat badan.
Itulah beberapa informasi dari www.obatapotik.com mengenai obat Methylprednisolone. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait