Harga, Dosis Domperidone untuk Anak 1 Tahun dan untuk Ibu Menyusui

Loading...
Loading...
Obat apa itu domperidone - Pernahkah anda merasakan mual? Atau ternyata anda sangat sering merasakan mual. Nah, mual sendiri merupakan sensasi yang tidak nyaman pada perut bagian atas dan disertai adanya dorongan untuk muntah. Namun tidak semua mual akan diikuti dengan muntah. Mual dan muntah merupakan gejala yang bisa disebabkan oleh banyak hal.

Sekalipun memiliki rasa yang tidak nyaman, namun mual tidak berarti seseorang memiliki penyakit yang kronis. Memang beberapa orang yang memiliki penyakit serius juga sering muntah tetapi hal tersebut jarang adanya. Jika anda sedang dalam keadaaan yang dimana anda sering sekali muntah, maka anda bisa mencoba untuk menggunakan Domperidone sebagai penanganan yang tepat.
 

Tentang Harga, aturan pakai obat Domperidone Untuk Anak 1 Tahun Dan Untuk Ibu Menyusui

Harga, Dosis Domperidone untuk Anak 1 Tahun dan untuk Ibu Menyusui

 

Obat Domperidone adalah salah satu dari golong anti-emtik atau anti- muntah yang sering diresepkan oleh dokter untuk mengatasi rasa mual dan muntah, adanya gangguan pengosongan lambung yang biasanya ditandai dengan rasa begah atau penuh pada bagian perut dan refluks asam lambung biasanya pada penyakit GERD. Anti-emtik bekerja dengan kuat dengan cara meningkatkan pergerakan atau kontraksi dari lambung dan juga susu. Dengan begitu maka proses penceranaan makan akan menjadi lebih cepat dan makanan yang singgah di lambung tidak perlu berlama – lama sebab akan dengan cepat di dorong menuju lambung.

Manfaat Dari Obat Domperidone

Setiap obat yang diberikan pasti memiliki manfaat sendiri – sendiri sesuai dengan kandungan yang dimiliki. Sama seperti obat yang lainnya, obat Domperidone juga memiliki manfaatnya sendiri. Mungkin secara umum Domperidone digunakan untuk mengatasi mual dan muntah namun tidak hanya itu manfaat yang didapatkan dari Domperidone. Berikut ini beberapa indikasi yang bisa didapatkan dari obat Domperidone:
  • Obat ini dapat digunakan untuk mengatasi mual dan muntah yang disebabkan oleh adanya efek samping obat, misalnya pada obat levodopa dan bromokriptin.
  • Obat ini dapat digunakan untuk mengatasi keluhan perut yang terjadi akibat dari pengosongan lambung yang tertunda.
  • Obat ini dapat digunakan untuk mengatasi gejala dari dyspepsia disfungsional dalam jangka waktu yang pendek.
  • Obat ini biasanya dianjurkan untuk pencegahan rutin pasca oprasi.
  • Sekalipun obat ini juga bisa digunakan untuk mengatasi rasa mual dan muntah, juga beberapa manfaat lainnya. Namun tetap saja menggunakan Domperidone tidak bisa dalam jangka panjang. Obat ini tidak digunakan lebih dari 12 minggu.

Kontraindikasi Obat Domperidone

Kontraindikasi pada obat berbahan kimia memang sangat wajar adanya, kontraindikasi adalah kondisi dimana pasien tidak dapat menggunakan obat ini. Berikut ini beberapa kontraindikasi dari obat Domperidone:
  • Tidak dapat digunakan untuk pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap kandungan Domperidone atau kandungan lain dari obat.
  • Tidak dapat digunakan untuk anak – anak, jika memang dibutuhkan harus sesuai dengan resep dokter. Namun obat ini kadang juga digunakan untuk mengatasi mual dan muntah ketika harus menghadapi kemoterapi dari kanker dan juga radioterapi.
  • Tidak dapat digunakan untuk pasien yang memiliki gangguan pada hipofisis di otak dan berupa dengan prolaktinoma yang bisa memproduksi hormone proklatin.
  • Tidak dapat digunakan untuk pasien yang memiliki masalah usus serius seperti perdarahan interna, atau menjadi lebih berdarah, atau obstruksi, perforasi lambung, atau juga usus. Jika digunakan secara paksa maka dapat menyebabkan kram perut yang parah.
  • Obat ini tidak dapat digunakan untuk wanita hamil atau berencana hamil.
  • Domperidone untuk ibu menyusui ? . Untuk wanita yang sedang menyusui tidak bisa menggunakan obat ini sebab dapat memproduksi ASI yang tidak sehat.
  • Tidak dapat digunakan untuk anak – anak di bawah satu tahun, jika sangat dibutuhkan harus sesuai dengan resep dokter. Jadi jika anda bertanya “ obat domperidone untuk bayi boleh atau tidak”maka jawabnya tidak boleh.
Kontraindikasi menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan, jika tidak maka bisa menimbulkan efek samping pada tubuh.

Dosis Penggunaan Dari Obat Domperidone

Dosis untuk penggunaan Domperidone harus sesuai dengan resep dari dokter, sebab dokter akan memberikan dosis sesuai dengan keadaan pasien dan juga seberapa banyak dosis yang dibutuhkan. Dosis pada setiap keluhan biasanya berbeda – beda, berikut ini dosis yang umum diberikan berdasarkan dari masalah medis yang akan ditangani;
  1. Dosis untuk dyspepsia fungsional atau bisa juga gangguan motilitas gastrointestinal
    Dosis yang diberikan, bisa menggunakan obat Domperidone tablet 10 mg jika untuk orang dewasa, dan digunakan 3 – 4 kali sehari. Pada beberapa keadaan mungkin diperlukan juga dosis yang lebih tinggi hingga mencapai 20 mg, dan digunakan 3 – 4 kali dalam sehari. Satu kali dosis digunakan ketika akan tidur.
  2. Dosis untuk mual dan muntah, termasuk karena efek samping obat
    Pada pasien yang terserang perasaan mual dan ingin muntah, maka dapat menggunakan sesuai dengan usia dan keadaan badan. Untuk pasien yang dewasa maka dapat menggunakan 10 – 20 mg, sebanyak 3 – 4 kali dalam satu hari. Sedangkan untuk anak – anak, anda harus menggunakannya sesuai dengan berat badan anak. Dosis yang digunakan; 0,2 – 0,4 mg/kg berat badan anak dalam satu hari, sebanyak 3 – 4 kali dalam satu hari.
Gunakan dosis sesuai dengan petunjuk dokter, dan gunakan obat sesuai dengan petunjuk penggunaan obat. Agar tetap aman dan terhindar dari efek samping yang ada.

Petunjuk Penggunaan Untuk Obat Domperidone

Cara untuk mengkonsumsi obat dengan benar juga ada sendiri. Menggunakan obat Domperidone sesuai dengan aturan pakai akan membantu anda untuk tetap dalam keadaan yang aman. Berikut ini petunjuk penggunaan dari obat Domperidone:
  1. Gunakan obat Domperidone 15 – 30 menit sebelum makan, kemudian sebelum tidur.
  2. Jangan menggunakand alam jangka waktu melebihi dari 12 minggu.
  3. Atur jadwal untuk mengkonsumsi obat Domperidone dengan interval yang sama setiap harinya.
  4. Jika ada dosis yang terlewatkan akibat dari lupa, maka segera minum ketika ingat. Namun pastikan jarak waktunya tidak kurang dari 4 jam, jika sudah dekat dengan waktu minum selanjutnya maka minum untuk jadwal selanjutnya saja. Jangan menggandakan dosis minum.
  5. Hentikan penggunaan jika dirasa gejala sudah teratasi.
  6. Jika ada efek overdosis, segera hentikan penggunaan. Baca lagi artikel review obat apotik lainnya: Bahaya Penyalahgunaan, Harga Trihexyphenidyl Dan Obat Yang Mengandung Trihexyphenidyl.

Efek Samping Dari Obat Domperidone

Obat Domperidone juga memberikan efek samping tersendiri bagi penggunanya. Ada efek samping yang ringan dan ada yang serius. Berikut ini beberapa efek samping ringan yang bisa ditemui:
  1. Bengkak pada tangan, kaki, wajah, bibir, atau juga pada tenggorokan.
  2. Saluran nafas menjadi menyempit.
  3. Adanya ruam pada kulit dengan kemerahan dan juga gatal – gatal.
Hal tersebut merupakan reaksi dari alergi, tidak berbahaya hanya saja anda harus menghentikan penggunaan dan segera mendapatkan penanganan dari dokter. Sedangkan berikut ini ada efek samping juga dari Domperidone yang cukup serius:
  1. Adanya kejang – kejang.
  2. Gerakan tubuh menjadi tidak terkendali degnan gerakan bola mata yang tidak teratur, kemudian gerakakan lidah menjadi tidak biasa, ada rasa gemetar dan kekakuan otot. Biasanya sering terjadi pada anak – anak.
Berikut ini efek samping obat Domperidone  yang jarang terjadi:
  1. Keluarnya air susu yang berlebihan pada payudara.
  2. Mengganggu aliran darah menstruasi.
  3. Menyebabkan adanya pertumbuhan payudara pada pria.
Jika ada efek samping yang berbahaya, segera hentikan penggunaan dan bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

Harga obat Domperidone di apotik

Harga dari obat Domperidone sekitar Rp. 4.000 rupiah/ tablet

Itulah beberapa informasi yang diberikan seputar Domperidone. Sekian dari www.obatapotik.com ,Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait