Mekanisme Kerja, Dosis, Fungsi Ceftriaxone Tablet Dan Injeksi Dan Efek Sampingnya

Loading...
Fungsi Obat Ceftriaxone untuk apa?- terserang beberapa dengan masalah kesehatan memang kerap membuat tidak nyaman. Untuk itu menjaga kesehatan memang menjadi hal yang sangat penting, mulai dari dijaga pola makannya kemudian dijaga juga cara hidup sehatnya. Tetapi kadang penyakit suka datang dari mana saja, salah satunya bisa dikarenakan infeksi dari bakteri yang menyerang tubuh.
Hal tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja, dan harus diberikan penanganan yang tepat. Banyak sekali penanganan yang bisa digunakan, salah satunya dengan cara memberikan obat untuk mengatasi hal tersebut. Jenis obat yang sering digunakan salah satunya adalah Ceftriaxone.

Tentang Obat Ceftriaxone

Obat Ceftrione termasuk dalam golongan antibiotik cephalosporin dan fungsi Ceftriaxone ini dapat digunakan untuk mengobati beberapa kondisi yang disebabkan oleh infeksi bakteri, misalnya saja seperti; pneumonia, kemudian sepsis, meningitis, infeksi pada kulit, gonore, dan bisa juga digunakan untuk mengatasi kencing nanah. Bukan hanya itu saja, obat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi infeksi pasien pada sel darah putih yang rendah. Obat Ceftrixone ini juga digunakan dengan resep dari dokter sebab obat ini juga termasuk dalam obat resep. Tersedia dalam bentuk tablet dan juga obat suntik. Untuk dosis pada anak dan dewasa berbeda disesuaikan dengan umur dan kondisi pasien.


Ceftriaxone Tablet

Manfaat Obat Ceftriaxone Tablet Dan Injeksi

Semua obat memiliki manfaatnya masing – masing, begitu juga Ceftriaxone yang juga memiliki beberapa manfaatnya sendiri. Berikut ini fungsi Ceftriaxone Injeksi dan Tablet yang bisa didapatkan:
  1. Dapat digunakan untuk mengobati dan juga mencegah infeksi yang disebabkan oleh bakteri.
  2. Dapat digunakan untuk mengobati penyakit pneumonia.
  3. Dapat digunakan untuk mengobati penyakit sepsis.
  4. Dapat digunakan untuk mengobati penyakit meningitis.
  5. Dapat digunakan untuk mengobati infeksi pada kulit.
  6. Dapat digunakan untuk mengobati kencing nanah.
  7. Dapat diguakan untuk mengobati pasien dengn sel darah putih yang rendah.
  8. Manfaat yang didapatkan dari obat Ceftriaxone ini memiliki penangan yang berbeda sesuai dengan jenis penyakit dan tingkat keparahannya.

Peringatan Dan Kontraindikasi Obat Ceftriaxone

Obat Ceftriaxone memang memiliki berapa fungsi Ceftriaxone yang dapat digunakan oleh penderita infeksi karena bakteri. Tetapi karena terbuat dari bahan kimia sehingga obat ini juga dapat memiliki beberapa peringatan penggunaan dan juga kontraindikasi. Kontraindikasi sendiri merupakan bagian dimana obat ini tidak dapat digunakan oleh beberapa pasien tertentu. Berikut ini peringatan dan kontraindikasi obat Ceftriaxone:
  1. Penggunaan dari obat Ceftriaxone ini tidak disarankan untuk digunakan bagi ibu hamil dan ibu menyusui. Namun jika memang sangat dibutuhkan, maka anda bisa menggunakan obat ini sesuai dengan resep dokter.
  2. Tidak dapat digunakan untuk pasien dengan riwayat alergi terhadap kandungan obat Ceftriaxone dan juga sejenisnya.
  3. Untuk dosis yang digunakan pada anak – anak sebaiknya gunakan saran dan resep dari dokter.
  4. Untuk pasien dengan gangguan hati, gangguan ginja, dan juga gangguan pencernaan seperti penyakit colitis sebaiknya lebih berhati – hati menggunakan obat ini.
  5. Untuk pasien yang sedang menjalani diet yang rendah, sebaiknya lebih berhati – hati menggunakannya.
  6. Jika ditemukan alergi atau overdosis sebaiknya segera temui dokter dan hentikan penggunaan.
Beberapa peringatan dan kontraindikasi ini menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan, sebab jika sembarangan menggunakan obat ini tanpa memperhatikan peringatan dan kontraindikasi maka dapat menyebabkan efek samping yang kurang baik.

Dosis Obat Ceftriaxone

Dosis yang diberikan untuk obat Ceftriaxone ini harus sesuai dengan resep dari dokter agar tidak ada efek samping yang merugikan. Biasanya dokter akan memberikan dosis untuk obat ini sesuai dengan fungsi Ceftriaxone dan juga disesuaikan dengan keadaan pasien dan seberapa parah penyakit yang diderita. Nah, ada memang dosis umum yang biasanya digunakan, seperti berikut ini:
  1. Jika digunakan untuk anak – anak di atas dua belas tahun hingga dewasa, maka dosis standart yang bisa digunakan adalah 1 mg per harinya. Sedangkan jika terserang infeksi yang parah, maka dosis yang diberikan bisa sampai 2 – 4 mg per harinya.
  2. Untuk beberapa pasien dengan masalah infeksi gonore, maka dosis yang diberikan bisa menggunakan 250 mg Ceftriaxone untuk mengatasinya.
  3. Sedangkan untuk anak – anak di bawah usia dua belas tahun, sebaiknya gunakan dosis sesuai dengan resep dari dokter. Dosis yang diberikan akan disesuaikan dengan berat badan pasien, sekitar 20 – 50 mg / kg berat badan.
Gunakan dosis dari dokter dengan baik, jangan sembarangan memberikan dosis pada pasien sebab dapat memberikan keadaan yang berbahaya pada pasien.

Cara Mengkonsumsi Ceftriaxone Dengan Baik

Karena memang termasuk pada obat yang berbahaya, maka anda bisa menggunakan obat ini sesuai dengan resep dokter. Biasanya untuk mendapatkan fungsi Ceftriaxone dengan baik, obat ini digunakan dengan suntikan dari dokter. Jauhkan obat Ceftriaxone ini dari jangkauan anak – anak. Jika memang anda sudah menggunakan obat ini sesuai resep dokter namun tidak kunjung sembuh maka anda bisa menambahkan dosis dengan datang dan berkonsultasi lagi dengan dokter.

Efek Samping Obat Ceftriaxone

Obat Ceftriaxone memiliki beberapa efek samping yang dapat menyerang. Sekalipun fungsi Ceftriaxone cukup banyak, namun tetaps aja ada efek samping yang kadang datang. Efek samping pada setiap orang berbeda – beda sebab penanggapan dari reaksi obat juga berbeda – beda. Berikut ini ada efek smaping yang ringan dan mungkin terjadi:
  • Obat ini dapat menyebabkan timbulnya benjolan yang keras di tempat bagian suntikan.
  • Obat ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan, misalnya saja terjadi , mual, muntah, dan juga sakit perut.
  • Dapat menyebabkan rasa sakit pada kepala, pusing, dan juga refleks yang terlalu aktif.
  • Lidah menjadi saki dan bengkak.
  • Dapat menyebabkan berkeringat berlebihan, dan vagina mengeluarkan cairan juga gatal. Baca lagi artikel review obat apotik lainnya: Kegunaan, Dosis, Komposisi, Harga Obat Omeprazole Dan Mekanisme Kerjanya.
Jika ada efek samping yang ringan untuk mendapatkan fungsi Ceftriaxone anda tidak perlu khawatir sebab efek samping yang ringan ini dapat diatasi dengan mudah. Tetapi ada juga efek samping yang kurang baik atau jarang ditemui seperti berikut ini;
  • Obat ini dapat menyebabkan terjadinya diare yang berair dan juga berdarah.
  • Dapat terjadi demam yang menggigil, diikuti dengan kelenjar yang bengkak, kemudian ruam pada kulit, nyeri otot, dan rasa sakit pada umumnya.
  • Sariawan yang timbul pada mulut dan juga bibir.
  • Adanya pendarah yang tidak biasa, dan juga bintik ungu atau merah di bawah kulit.
  • Adanya ruam, memar, kemudian kesemuatan, mati rasa pada beberapa bagian tubuh, nyeri, dan juga otot yang lemah tiba – tiba.
  • Kulit menjadi pucat atau kuning, kemudian air seni berawarna gela, dan kebingungan atau tubuh menjadi lemah.
  • Buang air kecil menjadi jarang terjadi dan bahkan bisa sampai tidak buang air kecil sama sekali.
Jika anda menemui efek samping yang berbahaya, maka hentikan penggunaan dan segera bawa ke dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan.

Harga Ceftriaxone di Apotik

Harga CEFTRIAXONE 1 GRM INJT Rp 4.500 dan untuk Harga Obat Ceftriaxone tablet silahkan tanya apoteker di daerah anda.
Itulah beberapa informasi yang dapat diberikan oleh www.obatapotik.com untuk fungsi Ceftriaxone. Semoga bermanfaat.
Loading...
Previous Post
Next Post