Kegunaan, Harga, Dosis Obat Allopurinol Per Hari Dan Efek Sampingnya

Obat asam urat allopurinol - Semakin tua, seseorang biasanya terserang oleh beberapa penyakit. Salah satu penyakit yang bisa menyerang dan sering ditemui adalah penyakit asam urat. Memang penyakit asam urat tidak selalu diderita oleh orang tua, namun kebanyakan beberapa orang terserang penyakit asam urat ini ketika mereka sudah ada di usia yang renta.

Asam urat sendiri merupakan kondisi dimana seseorang memiliki gejala yang nyeri dan tidak bisa tertahankan, adanya pembengkakan, kemudian adanya rasa panas pada persendian. Banyak obat yang bisa ditemui untuk mengatasi asam urat, salah satunya adalah Allopurinol.

Tentang Obat Allopurinol Untuk Asam Urat

Obat Allopurinol adalah salah satu obat yang dapat digunakan untuk mengurangi produksi asam urat yang ada di dalam tubuh. Penumpukan asam urat sangat berbahaya dan dapat menyebabkan penyakit radang sendi asam urat, dan juga batu ginjal, untuk itu menggunakan obat Allopurinol akan sangat membantu. Allopurinol memiliki golongan dalam antigout dan tersedia menjadi beberapa tablet ada yang 100 mg, ada 300 mg, dan ada juga vial 500 mg/vial. Hadir dalam beberapa merk dagang yang dapat ditemukan dengan mudah di apotik terdekat. Namun tetap saja, untuk keamanan penggunaan anda harus menggunakan resep dokter agar tidak ada efek samping berbahaya yang datang menyerang.


Kegunaan, Harga, Dosis Obat Allopurinol Per Hari Dan Efek Sampingnya
Allopurinol dapat bekerja untuk menurunkan produksi asam urat dengan menghambat xantin – oksidase atau enzim yang dapat mengubah hipoxantin menjadi xantin, kemudian dirubah lagi dari xantin menuju ke asa urat. Dengan menurunakn konsentrasi yang ada pada asam urat di dalam darah dan juga urine maka akan mencegah atau menurunkan endapan urat sehingg dapat digunakan untuk mencegah adanya gout.

Manfaat dari obat Allopurinol

Kegunaan yang diberikan dari obat Allopurinol dapat digunakan untuk:
  • Indikasi obat Allopurinol salah satunya untuk Mengatasi penyakit gout.
  • Dapat digunakan untuk mencegah pengendapan asam urat dan kalsium oksalat.

Kontraindikasi Dari Obat Allopurinol

Setiap obat yang terbuat dari bahan kimia pasti memiliki keadaan kontraindikasi. Kontraindikasi sendiri merupakan sebuah keadaan dimana pasien tidak dapat menggunakan obat tersebut. Berikut ini kontraindikasi dari obat Allopurinol:
  • Tidak dapat digunakan untuk pasien yang menderita alergi terhadap kandungan Allopurinol ataupun komponen dari kandung obat ini.
  • Tidak dapat digunakan untuk keadaan serangan akut gout.
  • Kontraindikasi menjadi hal yang harus diperhatikan ketika sedang menggunakan obat Allopurinol. Jika kontraindikasi anda abaikan maka bisa memberikan efek samping yang kurang baik.

Dosis Dan Cara Penggunaan Allopurinol

dosis allopurinol per hari untuk penggunaan obat Allopurinol harusnya sesuai dengan resep dokter agar tidak ada efek samping berbahaya yang menyerang. Namun, anda tetap bisa menggunakan obat ini dengan dosis umum yang biasanya digunakan. Berikut ini dosis umum untuk obat Allopurinol:
  1. Aturan minum allopurinol untuk orang dewasa
    Jika obat Allopurinol digunakan untuk mengatasi asam urat yang ringan, maka anda bisa menggunakan dosis awal sebanyak 100 mg sehari dan dapat ditingkatkan 200 – 300 mg dalam sehari. Jika digunakan untuk asam urat yang sedang sampai yang berat, maka anda bisa menggunakan dosis awal 100 mg sehari, dan ditingkatkan menjadi 400 – 600 mg dalam sehari. Untuk dosis pemiliharaan, dosis minimum yang digunakan 100 – 200 mg dalam sehari dan dosis maksimal 800 mg dalam sehari.
    Apabila digunakan untuk mengatasi obat kanker maka anda bisa menggunakan dosis awal oral 600 – 800 mg dibagi menjadi 8 – 12 jam dalam sehari. Kemudian untuk dosis untuk gangguan ginjal maka anda bisa menggunakan bersihan keratin 10 – 20 ml/ menit dengan 200 mg sehari. Untuk bersihan keratin 3 – 10 ml/menit dengan 100 mg sehari. Bersihan kreatinin kurang dari 3 ml/menit dengan 100 mg dalam sehari.
  2. Dosis Allopurinol untuk anak – anak
    Untuk dosis anak – anak dengan asam urat yang tinggi maka anda bisa menggunakan dosis awal 10 mg/ berat badan anak dan digunakan tiap 12 jam. Jangan melebihi 600 mg dalam sehari.
Gunakan dosis yang sesuai dan tepat agar tidak ada kesalahan pada pasien selama penggunaan.

Efek Samping Dari Obat Allopurinol

Karena terbuat dari bahan kimia, obat Allopurinol tetaps aja memiliki efek samping. Efek samping sendiri ada yang umum dan ada yang jarang terjadi. Berikut ini efek samping yang umum terjadi untuk obat Allopurinol:
  • Dapat menyebabkan adanya ruam pada kulit.
  • Dapat menyebabkan diare.
  • Dan dapat menyebabkan mual.
  • Untuk efek samping yang umum anda tidak perlu khawatir, sebab bisa ditangani dengan mudah. Tetapi juga ada efek sampin yang jarang terjadi seperti:
  • Dapat menyebabkan sakit perut.
  • Dapat menyebaban agitasi.
  • Dapat menyebabkan nafas seperti bau ammonia.
  • Dapat menyebabkan kegelisahan.
  • Dapat menyebabkan kegelisahan.
  • Dapat menyebabkan gusi menjadi berdarah.
  • Dapat menyebabkan kulit menjadi mengelupas.
  • Dapat menyebakan adanya darah dalam urin atau tinja.
  • Dapat menyebabkan hidung berdarah.
  • Dapat menyebabkan kulit menjadi pucat.
  • Dapat menyebabkan memar.
  • Dapat menyebabkan perubahan pada warna kulit.
  • Dapat menyebabkan nyeri dada dan ada kemungkinan ada lengan kiri, leher, atau juga bahu.
  • Dapat menyebabkan panas dan dingin pada tubuh.
  • Dapat menyebabkan urin menjadi keruh.
  • Dapat menyebabkan koma.
  • Dapat menyebabkan kebingungan.
  • Dapat menyebabkan sembelit.
  • Dapat menyebakan batuk atau suara menjadi serak.
  • Dapat menyebabkan batuk darah.
  • Dapat menyebabkan urin menjadi gelap.
  • Dapat menyebabkan urine menjadi jarang keluar.
  • Dapat juga menyebabkan depresi.
Jika ada efek samping yang jarang ditemui, maka anda bisa membawanya ke dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan. Baca lagi artikel review obat apotik lainnya: Harga, Dosis Domperidone untuk Anak 1 Tahun dan untuk Ibu Menyusui.

Peringatan Dari Obat Allopurinol

Obat Allopurinol juga memiliki beberapa peringatan penggunaan, seperti berikut ini:
  • Gunakan obat Allopurinol dengan bantuan air putih.
  • Segera hentikan penggunaan obat apabila timbul beberapa gejala kemerahan pada kulit atau bisa juga timbul seperti alergi.
  • Untuk mengurangi pembentukan pada batu ginjal maka anda bisa minum 8 – 10 gelas air setiap harinya.
  • Hindari untuk mengkonsumsi alcohol, sebab alcohol dapat membantu memperparah gejala.
  • Obat Allopurinol dapat memberikan efek samping kantuk, jadi sebaiknya anda tidak mengemudi atau melakukan aktivitas yang memberikan konsentrasi penuh setelah menggunakan obat.
  • Untuk aman menggunakannya, lakukan pemeriksaan menyeluruh terlebih dahulu dengandokter anda. Atau jika anda memiliki penyakit berikut; ginjal, gangguan hati, diabetes, gagal jantung, kongestif, dan berbagai macam lainnya.
  • Obat Allopurinol memiliki resiko pada kehamilan maka sebaiknya tidak digunakan, atau anda bisa menggunakan obat ini sesuai dengan saran dari dokter.
  • Konsumsi obat ini dengan anjuran yang sudah ditentukan dokter. Jangan mengambil dosis dengan jumlah yang lebih besar atau yang lebih sedikit jika anda ingin mendapatkan hasil yang baik.
  • Jangan pernah menggadakan dosis, sekalipun ada dosis yang sudah terlewatkan.

Harga Obat Allopurinol di apotik

Harga Allopurinol yang dibandrol sekitar Rp. 16.000 untuk dosis 100 mg. dan 35.000 untuk dosis 300 mg.
Itulah beberapa informasi yang diberikan oleh www.obatapotik.com seputar Allopurinol. Semoga bermanfaat.
Selengkapnya

Harga, Dan Dosis Obat Piroxicam 20 Mg Dan 10 Mg Untuk Asam Urat

Piroxicam Obat Apa?- Sakit nyeri memang sering kita alami, sekalipun tidak menderita penyakit yang parah. Namun kadang rasa nyeri yang datang ini sering sekali memberikan rasa sakit yang membuat kita tidak nyaman melakukan beberapa aktivitas sehari – sehari.

Nah, sakit nyeri ini bisa disebabkan oleh banyak hal bisa karena otot, kemudian rasa nyeri karena adanya infeksi atau yang lainnya. Untuk mengobati rasa nyeri ini anda bisa menggunakan beberapa obat anti nyeri yang banyak dijual di apotik – apotik terdekat. Namun karena banyaknya jenis obat nyeri yang dijual di apotik anda harus menggunakan obat yang baik. Obat yang bisa digunakan salah satunya adalah Piroxicam.

Tentang Obat Piroxicam Yang Bisa Digunakan Untuk Mengobati Nyeri

Piroxicam adalah obat anti inflamasi non steroid yang berfungsi untuk digunakan meredakan rasa sakit mulai dari tingkat yang ringan hingga menjadi tingkat yang menangah. Obat ini dapat digunakan untuk mengurangi gejala arthritis, atau bisa juga inflamasi, pembengkakan, serta kaku, dan juga bisa digunakan untuk mengatasi nyeri pada otot. Sebenarnya obat ini digunakan sesuai dengan resep dokter karena termasuk dalam kategori obat resep. Nah, obat ini dapat digunakan untuk anak – anak di atas 12 tahun dan juga orang dewasa.

Harga, Dan Dosis Obat Piroxicam 10 Mg Untuk Asam Urat

Manfaat Obat Piroxicam Untuk Asam Urat dan lainnya

Kegunaan Obat Piroxicam memiliki beberapa manfaat, seperti:
  • Salah satu fungsi obat Piroxicam ini adalah Dapat digunakan untuk meredakan rasa sakit pada tubuh.
  • Dapat digunakan untuk meredakan inflmasi.
  • Dapat digunakan untuk menurunkan demam.
  • Dapat digunakan untuk mengatasi pembengkakan.
  • Dapat digunakan untuk mengatasi encok atau asam urat.
Cara kerja dari obat Piroxicam ini dengan cara menghalangi produksi dari zat tertentu pada tubuh anda yang mengakibatkan perdangan.

Peringatan Dari Obat Piroxicam

Sekalipun memiliki banyak manfaat, obat Piroxicam juga memiliki keadaan atau peringatan dimana pasien tidak dapat menggunakan obat Piroxicam karena beberapa kondisi. Obat ini tidak dapat digunakan untuk:
  • Wanita yang sedang merencanakan kehamilan, wanita hamil, dan juga wanita yang sdang menyusui. Sebab obat ini dapat digunakan untuk mengurangi kesuburan seseorang yang bisa berdampak buruk pada janin serta menghambat proses persalinan. Namun jika memang sangat dibutuhkan maka anda bisa mengunakan obat ini sesuai dengan resep dokter.
  • Untuk menggunakan obat ini harus setelah makan agar tidak ada efek samping pada saluran penceranaan.
  • Jika anda mengkonsumsi obat ini maka sebaiknya anda tidak mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan alat berat, sebab obat ini dapat memberikan rasa kantuk.
  • Untuk keadaan pasien yang memiliki; tukak lambung, inflamsi usus, asma, gangguan ginjal, gangguan hati, gangguan gumpalan darah, lupus, hipertensi, gangguan mata, dan juga mengalami gagal jantung sebaiknya lebih berhati – hati untuk menggunakan obat ini.
  • Untuk pasien yang memiliki riwayat alergi dengan kandungan obat anti inflamasi non steroid maka tidak bisa menggunakan obat ini.
  • Untuk penggunaan dosis pada anak – anak maka anda bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis maka sebaiknya segera temui dokter anda.
Peringatan yang diberikan tentu saja memiliki penanganan. Nah, untuk mendapatkan penanganan atas yang terjadi maka anda harus membawanya ke dokter yang terdekat.

Dosis Dari Obat Piroxicam

Dosis yang digunakan untuk obat Piroxicam ini harus sesuai dengan resep dokter karena termasuk dalam obat resep. Namun secara umum obat ini juga dapat digunakan dengan resep yang biasa digunakan. Berikut ini dosis yang dapat digunakan untuk obat Piroxicam:
  • Aturan pakai Piroxicam yang dapat digunakan untuk orang dewasa dengan penyakkit osteoarthritis ini digunakan 20 mg sehari sekali. Atau anda bisa menggunakan 10 mg sehari dua kali penggunaan. Maksumal untuk disi harian memang dianjurkan 20 mg.
  • Untuk dosis Piroxicamuntuk orang dewasa dnegan penyakit rasa nyeri atau menghilangkan rasa sakit maka dapat juga digunakan 20 mg sehari sekali atau bisa 10 mg sehari dua kali. Maksimal dosis yang bisa digunakan dalam satu hari adalah 20 mg.
  • Kemudian cara menggunakan Piroxicam untuk orang dewasa yang digunakan untuk penderita Rheumatoid Arthritis yaitu 20 mg sehari sekali atau bisa juga 10 mg sehari dua kali. Dosis maksimal yang dapat digunakan 20 mg.
Lantas bagamana dosis yang aman jika digunakan untuk anak – anak ? sebenarnya tetap saja harus menggunakan resep dari dokter. Namun jika digunakan untuk anak – anak di atas 12 tahun dosis umunya ada 0.2 – 0..3 mg / kg berat badan anak sehari sekali. Masimal untuk penggunaannya sehari 15 mg. Penggunaan dosis dari Piroxicam harus sesuai aturan pakai agar tidak ada efek samping yang berbahaya.

Efek Samping Dari Obat Piroxicam

Karena terbuat dari bahan kimia, obat Piroxicam memberikan efek samping. Efek samping yang dapat diterima dapat berupa efek samping yang umum dan juga efek samping yang serius. Berikut ini beberapa efek samping yang umum dan sering ditemui:
  • Biasanya terasa adanya gangguan pada penceranaan berupa; mual, kemudian mulas ringan, diare, dan juga sembelit.
  • Terasa perut seperti kembung.
  • Tidak hanya itu, kepala menjadi pusing dan sakit, dan ada rasa gugup.
  • Pada kulit akan timbul rasa gatal dan ruam.
  • Tiba – tiba setelah menggunakan obat ini pandangan menjadi kabur dan ada dengung pada telinga. Baca lagi artikel review obat apotik lainnya: Obat Infeksi Kandung Kemih di Apotik Yang Ada Dijual Bebas.
Jika memang terserang beberapa efek samping yang ringan dari obat Piroxicam sebaiknya anda tidak perlu khawatir sebab dapat hilang dengan sendirnya. Namun, jika anda memang ada efek samping dari Piroxicam yang berbahaya maka segera hentikan penggunaan. Berikut ini beberapa efek samping yang serius dari obat Piroxicam:
  • Obat ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada dada, kemudian terasa letih, nafas menjadi lebih pendek, bicara tidak jelas, dan mengalami masalah pengeliatan.
  • Ketika anda sedang buang air besar, maka tinja berubah menjadi warna hitam atau tinja berdarah.
  • Batuk berdarah atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi.
  • Pembengkakakn atau berat badan yang bertambah dengan sangat cepat dan drastic.
  • Buang air kecil sangat jarang bahkan bisa sampai tidak buang air kecil sama sekali.
  • Adanya gangguan pada pencernaan seperti rasa sakit perut, demam, kehilangan nafsu makan, air seni berawarna gelap, tinja menjadi seperti warna tanah.
  • Tiba – tiba kulit dan mata menjadi warna kuning.
  • Adanya demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan terdapat ruam merah pada kulit.
  • Kemudian terasa memar, kesemutan yang sangat parah, mati rasa, nyeri, kemudian lemah otot.
  • Demam, sakit kepala, kemudian leher kaku, mengginggil, sensitive terhadap cahaya menjadi menignkat, bintik – bintik ungu pada kulit atau juga kejang – kejang.
Jika terdapat efek samping yang serius segara bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

Harga Obat Piroxicam

Obat ini diberikan bandrol senilah Rp. 3.500 untuk harga dosis 10 mg, sedangkan untuk Rp. 3.800 untuk harga dosis 20 mg.

Itulah beberapa informasi seputar Piroxicam yang bisa anda dapatkan dari update kami www.obatapotik.com kali ini. Semoga bermanfaat.
Selengkapnya